Sabtu, 07 November 2020

GANGGUAN PERSEPSI SENSORI NCP


NO

DIAGNOSA KEPERAWATAN (SDKI)

TUJUAN DAN KRITERIA HASIL (SLKI)

INTERVENSI

(SIKI)

 

Gangguan Persepsi Sensori

Penyebab

  • Gangguan penglihatan
  • Gangguan pendengaran
  • Gangguan penghidu
  •  Gangguan perabaan
  • Hipoksia serebral
  • Penyalahgunaan zat
  • Usia lanjut
  • Pemajanan toksin lingkungan

 

Gejala dan tanda mayor

Subyektif

  • Mendengar suara bisikan atau melihat bayangan
  • Merasakan sesuatu melalui idera perabaan, penciuman, pendengaran, penglihatan atau pengecapan

Objektif

  • Distorsi sensori
  • Respons tidak sesuai
  • Bersikap seolah melihat, mendengar, mengecap, meraba, atau mencium sesuatu

Gejala dan tanda minor

Subyektif

  • Menyatakan kesal
  • Menyendiri
  • Melamun
  • Konsentrasi buruk
  • Disorientasi waktu, tempat, orang atau situasi
  • Curiga
  • Melihat ke satu arah
  • Mondar-mandir
  • Bicara sendiri

Kondisi klinis terkait

  • Glaucoma
  • Katarak
  • Gangguan refraksi
  • Trauma okuler
  • Trauma pada saraf kranialis II, III, IV, dan VI akibat stroke, aneurisma intracranial, trauma/tumor otak
  • Infeksi okuler
  • Presbikusis
  • Malfungsi alat bantu dengar
  • Delirium
  • Demensia
  • Gangguan amnestic
  • Penyakit terminal
  • Gangguan psikotik

Setelah diberikan asuhan keperawatan selama … …........ jam, diharapkan gangguan persepsi sensori membaik dengan kriteria hasil:

 

Fungsi sensori

  • Ketajaman pendengaran sedang
  • Ketajaman penglihatan sedang
  • Persepsi stimulasi kulit sedang
  • Persepsi posisi tubuh sedang
  • Perbedaan bau sedang
  • Perbedaan rasa sedang

Dukungan Mobilisasi

Observasi

  • Identifikasi adanya nyeri atau keluhan fisik lainnya
  • Identifikasi toleransi fisik melakukan pergerakan
  •  Monitor frekuensi jantung dan tekanan darah sebelum  memulai mobiliasi
  •  Monitor kondisi umum selama melakukan mobilisasi

Terapeutik

  • Fasilitasi aktivitas mobilisasi dengan alat bantu (mis.pagar tempat tidur)
  • Fasilitasi melakukan pergerakan ,jika perlu
  • Libatkan keluarga untuk membantu pasien dalam meningkatkan pergerakan

Edukasi

  • Jelaskan tujuan dan prosedur mobilisasi
  • Anjurkan melakukan mobilisasi dini
  • Ajarkan mobilisasi sederhana yang harus dilakukan (mis. Duduk di tempat tidur,duduk disisi tempat tidur,pindah dari tempat tidur kekursi.

 

Dukungan  perawatan diri

Observasi

  • Identifikasi adanya keyakinan tidak rasional

Terapeutik

  • Fasilitasi mengidentifikasi situasi perasaan muncul dan respons terhadap situasi
  • Fasilitasi mengidentifikasi refleksi perasaaan yang destruktif
  • Fasilitasi mengidentifikasi dampak situasi pada hubungan keluarga
  •  Fasilitasi memahami perasaan bersalah adalah reaksi umum terhadap trauma ,penganiayaan ,berduka ,bencana atau kecelakaan.
  • Fasilitasi dukungan spiritual ,jika perlu.

Edukasi

  • Bimbing untuk mengakui kesalahan diri sendiri
  • Ajarkan mengidentifikasi perasaan bersalah yang menyakitkan
  • Ajarkan menggunakan teknik menghentikan pikiran dan substitusi pikiran dengan relaksasi  otot saat pikiran bersalah terus dirasakan
  • Ajarkan mengidentifikasi pilihan untuk mencegah ,mengganti,menebus kesalahan ,dan penyelesaian.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ALGORITMA INITIAL ASSESSMENT TRAUMA

Jika anda menemukan pasien trauma, yang harus anda lakukan adalah : 3A : AMANKAN DIRI (APD) AMANKAN LINGKUNGAN AMANKAN PASIEN Cek Kesadaran ...