Minggu, 08 November 2020

NYERI AKUT NCP

NO  DX

DIAGNOSA KEPERAWATAN (SDKI)

TUJUAN DAN KRITERIA HASIL (SLKI)

INTERVENSI

(SIKI)


Nyeri akut (D.0077)

b.d

  • Agen pencedera fisiologis (mis. inflamasi, iskemia, neoplasma)
  • Agen pencedera kimiawi (mis. terbakar, bahan kimia iritan)
  • Agen pencedera fisik (mis. abses, amputasi, terbakar, terpotong, mengangkat berat, prosedur operasi, trauma, latihan fisik berlebihan)

 

d.d

Gejala dan Tanda Mayor

  • Mengeluh nyeri
  • Tampak meringis
  • Bersikap protektif (mis. waspada, posisi menghindari nyeri)
  • Gelisah
  • Frekuensi nadi meningkat
  • Sulit tidur

 

 

Gejala dan Tanda Minor

  • Tekanan darah meningkat
  • Pola napas berubah
  • Nafsu makan berubah
  • Proses berpikir terganggu
  • Menarik diri
  • Berfokus pada diri sendiri
  • Diaphoresis

 

 

 

Kondisi Klinis Terkait

  • Kondisi pembedahan
  • Cedera traumatis
  • Infeksi
  • Sindrom coroner akut
  • Glaukoma

Setelah diberikan asuhan keperawatan selama ………...... jam diharapkan

Tingkat Nyeri (L.08066) menurun dengan kriteria hasil:

  • Keluhan nyeri menurun
  • Meringis menurun
  • Sikap protektif menurun
  • Gelisah menurun
  • Kesulitan tidur menurun
  • Menarik diri menurun
  • Berfokus pada diri sendiri menurun
  • Diaphoresis menurun
  • Perasaan depresi (tertekan) menurun
  • Perasaan takut mengalami cedera berulang menurun
  • Anoreksia menurun
  • Ketegangan otot menurun
  • Pupil dilatasi menurun
  • Mual menurun
  • Muntah menurun
  • Frekuensi nadi membaik
  • Pola napas membaik
  • Tekanan darah membaik
  • Proses berpikir membaik
  • Focus membaik
  • Fungsi berkemih membaik
  • Perilaku membaik
  • Nafsu makan membaik
  • Pola tidur membaik
  • Kemampuan menuntaskan aktivitas meningkat

 

Kontrol Nyeri (L.08063) meningkat dengan kriteria hasil :

  • Melaporkan nyeri terkontrol meningkat
  • Kemampuan mengenali onset nyeri meningkat
  • Kemampuan mengenali penyebab nyeri meningkat
  • Kemampuan menggunakan teknik non-farmakologis meningkat
  • Dukungan orang terdekat meningkat
  • Keluhan nyeri menurun
  • Penggunaan analgesic menurun

 

Penyembuhan Luka (L.14130) Meningkat dengan kriteria hasil :

  • Penyatuan kulit meningkat
  • Penyatuan tepi luka meningkat
  • Jaringan granulasi meningkat
  • Pembentukan jaringan parut meningkat
  • Edema pada sisi luka menurun
  • Peradangan luka menurun
  • Nyeri menurun
  • Drainase purulent menurun
  • Drainase serosa menurun
  • Drainase sanguinis menurun
  • Drainase serosanguinis menurun
  • Eritema pada kulit sekitar menurun
  • Peningkatan suhu kulit menurun
  • Bau tidak sedap pada luka menurun
  • Nekrosis menurun
  • Infeksi menurun

Manajemen Nyeri (I.08238)

Observasi

  • Identifikasi lokasi, karakteristik, durasi, frekuensi, kualitas, intensitas nyeri
  • Identifikasi skala nyeri
  • Identifikasi respons nyeri non verbal
  • Identifikasi faktor yang memperberat dan memperingan nyeri
  • Identifikasi pengetahuan dan keyakinan tentang nyeri
  • Identifikasi pengaruh budaya terhadap respons nyeri
  • Identifikasi pengaruh nyeri pada kualitas hidup
  • Monitor keberhasilan terapi komplementer yang sudah diberikan
  • Monitor efek samping penggunaan analgetik

Terapeutik

  • Berikan teknik nonfarmakologis untuk mengurangi rasa nyeri (mis. TENS, hypnosis, akupresur, terapi music, biofeedback, terapi pijat, aromaterapi teknik imajinasi terbimbing, kompres hangat/ dingin, terapi bermain)
  • Kontrol lingkungan yang memperberat rasa nyeri (mis. suhu ruangan, pencahayaan, kebisingan)
  • Fasilitas istirahat dan tidur
  • Pertimbangan jenis dan sumber nyeri dalam pemilihan strategi meredakan nyeri

Edukasi

  • Jelaskan penyebab, periode, dan pemicu nyeri
  • Jelaskan strategi meredakan nyeri
  • Anjurkan memonitor nyeri secara mandiri
  • Anjurkan menggunakan analgetik secara tepat
  • Ajarkan teknik nonfarmakologis untuk mengurangi rasa nyeri

Kolaboratif

  • Kolaborasi pemberian analgetik, jika perlu

 

 

Pemberian Analgesik (I.08243)

Observasi

  • Identifikasi karakteristik nyeri (mis, pencetus, pereda, kualitas, lokasi, intensitas, frekuensi, durasi)
  • Identifikasi riwayat alergi obat
  • Identifikasi kesesuaian analgesic (mis. narkotika, non-narkotik, atau NSAID) dengan tingkat keparahan nyeri
  • Monitor tanda-tanda vital sebelum dan sesudah pemberian analgesic
  • Monitor efektifitas analgesic

Terapeutik

  • Diskusikan jenis analgesic yang disukai untuk mencapai analgesic optimal, jika perlu
  • Pertimbangkan penggunaan infus kontinu, atau bolus opioid untuk mempertahankan kadar dalam serum
  • Tetapkan target efektifitas analgesic untuk mengoptimalkan respons pasien
  • Dokumentasikan respon terhadap efek analgesic untuk mengoptimalkan respons pasien
  • Dokumentasikan respons terhadap efek analgesic dan efek yang tidak diinginkan

Edukasi

  • Jelaskan efek terapi dan efek samping obat

Kolaborasi

  • Kolaborasi pemberian dosis dan jenis analgesic, sesuai indikasi

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ALGORITMA INITIAL ASSESSMENT TRAUMA

Jika anda menemukan pasien trauma, yang harus anda lakukan adalah : 3A : AMANKAN DIRI (APD) AMANKAN LINGKUNGAN AMANKAN PASIEN Cek Kesadaran ...