Kamis, 12 November 2020

TERMOREGULASI TIDAK EFEKTIF (NEONATUS) NCP

NO DX

DIAGNOSA KEPERAWATAN

TUJUAN DAN KRITERIA HASIL (SLKI)

INTERVENSI (SIKI)

 

Termoregulasi Tidak Efektif (D.0149)

b.d:

  • Stimulasi pusat termoregulasi hipotalamus
  • Fluktuasi suhu lingkungan
  • Proses penyakit (mis. infeksi)
  • Proses penuaan
  • Dehidrasi
  • Ketidaksesuaian pakaian untuk suhu lingkungan
  • Peningkatan kebutuhan oksigen
  • Perubahan laju metabolisme
  • Suhu lingkungan ekstrem
  • Ketidakadekuatan suplai lemak subkutan
  • Berat badan ekstrem
  • Efek agen farmakologis (mis. sedasi)

d.d gejala dan tanda

Mayor :

  • Kulit dingin/hangat
  • Menggigil
  • Suhu tubuh fluktuatif

Minor :

  • Piloereksi
  • Pengisian kapiler > 3 detik
  • Tekanan darah meningkat
  • Pucat
  • Frekuensi napas meningkat
  • Takikardia
  • Kejang
  • Kulit kemerahan
  • Dasar kuku sianotik

Setelah diberikan asuhan keperawatan selama ...................... jam, diharapkan

 

Termoregulasi Neonatus (L.14135) membaik dengan kriteria hasil :

  • Menggigil menurun
  • Akrosianosis menurun
  • Piloereksi menurun
  • Konsumsi oksigen menurun
  • Kutis memorata meurun
  • Dasar kuku sianotik menurun
  • Suhu tubuh membaik
  • Suhu kulit membaik
  • Frekuensi nadi membaik
  • Kadar glukosa darah membaik
  • Pengisian kapiler membaik
  • Ventilasi membaik

 

Adaptasi Neonatus (L.10098) meningkat dengan kriteria hasil :

  • Berat badan meningkat
  • Membrane mukosa kuning menurun
  • Kulit kuning menurun
  • Sklera kuning menurun
  • Prematuritas menurun
  • Keterlambatan pengeluaran feses menurun
  • Aktivitas ekstremitas membaik
  • Respons terhadap stimulus sensorik membaik

 

Regulasi Temperatur (I.14578)

Observasi :

  • Monitor suhu bayi sampai stabil (36,5oC-37,5oC)
  • Monitor suhu tubuh anak tiap dua jam, jika perlu
  • Monitor tekanan darah, frekuensi pernapasan dan nadi
  • Monitor warna dan suhu kulit
  • Monitor dan catat tanda dan gejala hipotermia atau hipertermia

Terapiutik :

  • Pasang alat pemantau suhu kontinu, jika perlu
  • Tingkatkan asupan cairan dan nutrisi yang adekuat
  • Bedong bayi segera setelah lahir untuk mencegah kehilangan panas
  • Masukan bayi BBLR ke dalam plastik segera setelah lahir (mis. bahan polyethylene, polyurethane)
  • Gunakan topi bayi untuk mencegah kehilangan panas pada bayi baru lahir
  • Tempatkan bayi baru lahir dibawah radian warmer
  • Pertahankan kelembapan incubator 50% atau lebih untuk mengurangi kehilangan panas karena proses evaporasi
  • Atur suhu incubator sesuai kebutuhan
  • Hangatkan terlebih dahulu bahan bahan yang akan kontak dengan bayi
  • Hindari meletakan bayi didekat jendela terbuka atau di area aliran pendingin ruangan atau kipas angin
  • Gunakan matras penghangat, selimut hangat, dan penghangat ruangan untuk menaikkan, suhu tubuh jika perlu
  • Gunakan kasur pendingin, water circulation blanket, ice pack, gel pad, intravascular cooling catheterization untuk menurunkan suhu tubuh
  • Sesuaikan suhu lingkungan dengan kebutuhan pasien

Edukasi :

  • Jelaskan cara pencegahan heat exhaustion dan heat stroke
  • Jelaskan cara pencegahan hipotermi karena terpapar udara dingin
  • Demonstrasikan teknik perawatan metode kangguru (PMK) untuk bayi BBLR

Kolaborasi :

  • Kolaborasi pemberian antipiretik, jika perlu

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ALGORITMA INITIAL ASSESSMENT TRAUMA

Jika anda menemukan pasien trauma, yang harus anda lakukan adalah : 3A : AMANKAN DIRI (APD) AMANKAN LINGKUNGAN AMANKAN PASIEN Cek Kesadaran ...