Sabtu, 07 November 2020

IKTERIK NEONATUS NCP

 

NO DX

DIAGNOSA KEPERAWATAN (SDKI)

TUJUAN DAN KRITERIA HASIL (SLKI)


INTERVENSI (SIKI)

1

Ikterik Neonatus

Kulit dan membran mukosa neonatus menguning setelah 24 jam kelahiran akibat bilirubin tidak terkonjugasi masuk ke dalam sirkulasi (D.0024)

b.d:

  • Penurunan berat badan abnormal (>7-8% pada bayi baru lahir yang menyusu ASI, >15% pada bayi cukup bulan
  • Pola makan tidak ditetapkan dengan baik
  • Kesulitan transisi ke kehidupan ekstra uterin
  • Usia kurang dari 7 hari
  • Keterlambatan pengeluaran feses (meconium)

d.d gejala dan tanda

Mayor :

  • Profil darah abnormal (hemolysis, bilirubin serum total >2mg/dL, bilirubin serum total pada rentang risiko tinggi menurut usia pada normogram spesifik waktu)
  • Membrane mukosa kuning
  • Kulit kuning
  • Sklera kuning

Setelah diberikan asuhan keperawatan selama ................ jam, diharapkan

 

Integritas Kulit dan Jaringan (L.14125) meningkat dengan kriteria hasil :

  • Elastisitas meningkat
  • Kerusakan jaringan menurun
  • Kerusakan lapisan kulit menurun
  • Kemerahan menurun
  • Suhu kulit membaik

 

Adaptasi Neonatus (L.10098) meningkat dengan kriteria hasil :

  • Berat badan meningkat
  • Membrane mukosa kuning menurun
  • Kulit kuning menurun
  • Sklera kuning menurun
  • Prematuritas menurun
  • Keterlambatan pengeluaran feses menurun
  • Aktivitas ekstremitas membaik
  • Respons terhadap stimulus sensorik membaik

 

Berat Badan (L.03018) membaik dengan kriteria hasil:

  • Berat badan membaik
  • Tebal lipatan kulit membaik

 

Organisasi Perilaku Bayi (L.05043) meningkat dengan kriteria hasil :

  • Gerakan pada ekstremitas meningkat
  • Kemampuan jari-jari menggenggam
  • Menangis meningkat
  • Mampu erespon kejut meningkat
  • Tersentak menurun
  • Kemampuan menyusu membik
  • Warna kulit membaik

 

Status Nutrisi Bayi (L.03031) membaik dengan kriteria hasil: 

  • Berat badan meningkat
  • Panjang badan meningkat
  • Kulit kuning menurun
  • Sklera kuning menurun
  • Membrane mukosa kuning menurun
  • Bayi cengeng menurun
  • Pola makan membaik
  • Proses tumbuh kembang membaik

Fototerapi Neonatus (I.03091)

Observasi :

  • Monitor ikterik pada sklera dan kulit bayi
  • Identifikasi kebutuhan cairan sesuai dengan usia gestasi dan berat badan
  • Monitor suhu dan tanda vital setiap 4 jam sekali
  • Monitor efek samping fototerapi (mis. hipertermi, diare rush pada kulit, penurunan berat badan lebih dari 8-10%

Terapiutik :

  • Siapkan lampu fototerapi dan incubator atau kotak bayi
  • Lepaskan pakaian bayi kecuali popok
  • Berikan penutup mata (eye protector/biliband) pada bayi
  • Ukur jarak antara lampu dan permukaan kulit bayi (30 cm atau tergantung spesifikasi lampu fototerapi)
  • Biarkan tubuh bayi terpapar sinar fototerapi secara berkelanjutan
  • Ganti segera alas dan popok bayi jika BAB/BAK
  • Gunakan linen berwarna putih agar memantulkan cahaya sebanyak mungkin

Edukasi :

  • Anjurkan ibu menyusui sekitar 20-30 menit
  • Anjurkan ibu menyusui sesering mungkin

Kolaborasi :

  • Kolaborasi pemeriksaan darah vena bilirubin direk dan indirek

 

Perawatan Bayi (I.10338)

Observasi

  • Monitor tanda-tanda vital bayi (terutama suhu 36,5oC-37,5oC)

Terapeutik

  • Mandikan bayi dengan suhu ruangan 21-24oC
  • Mandikan bayi dalam waktu 5-10 menit dan 2 kali dalam sehari
  • Rawat tali pusat secara terbuka (tali pusat tidak dibungus apapun)
  • Bersihkan pangkal tali pusat dengan lidi kapas yang telah diberi air matang
  • Kenakan popok bayi dibawah umbulikus jika tali pusat belum terlepas
  • Lakukan pemijatan bayi
  • Ganti popok bayi jika basah
  • Kenakan pakaian bayi dari bahan katun

Edukasi

  • Anjurkan ibu menyusui sesuai kebutuhan bayi
  • Ajarkan ibu cara merawat bayi dirumah
  • Ajarkan cara pemberian makanan pendamping ASI pada bayi >6 bulan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ALGORITMA INITIAL ASSESSMENT TRAUMA

Jika anda menemukan pasien trauma, yang harus anda lakukan adalah : 3A : AMANKAN DIRI (APD) AMANKAN LINGKUNGAN AMANKAN PASIEN Cek Kesadaran ...