Kamis, 12 November 2020

RISIKO PERFUSI SEREBRAL TIDAK EFEKTIF NCP

NO DX

DIAGNOSA KEPERAWATAN (SDKI)

TUJUAN DAN KRITERIA HASIL (SLKI)

INTERVENSI  (SIKI)

 

Risiko perfusi serebral tidak efektif (D.0017)

Faktor risiko

  • Keabnormalan massa protombin dan/atau masa tromboplastin parsial
  • Penurunan kinerja ventrikel kiri
  • Ateroklarosis aorta
  • Disessi arteri
  • Fibrilasi atrium
  •  Tumor otak
  • Miksoma atrium
  • Aneurisme serebri
  • Koagulopati
  • Dilatasi kardiomiopati
  • Koagolasi intravaskuler diseminata
  • Embolisme
  • Cedera kepala
  • Hiperkolesteronemia
  • Hipertensi
  • Endocarditis infektif
  • Katup prostetik mekanik
  • Stenosis mitral
  • Neoplasma otak
  • Infakr miokard akut
  • Sindrom sick sinus
  • Penyelahgunaan zat
  • Terapi tombolitik
  • Efek samping tindakahn (mis. tindakan operasi bypass)

 

Kondisi klinis terkait

  • Stroke
  • Cedera kepala
  • Aterosklerotik aortic
  • Infark miokard akut
  • Diseksi arteri
  • Embolisme
  • Endocarditis infektif
  • Fibrilasi atrium
  • Hiperkolestrolemia
  • Hipertensi
  • Dilatasi kardiomiopati
  • Koagulasi intravaskuler diseminata
  • Miksoma
  • Neoplasma otak
  • Segmen ventrikel kiri akinetik
  • Sindrom sick sinus
  • Stenosis katirois
  • Stenosis mitral
  • Hidrosefalus
  • Infesi (mis. meningitis, ensefalitis, abses serebri)

Setelah diberikan asuhan keperawatan selama …………., diharapkan

 

Perfusi Serebral (L.02014) meningkat dengan kriteria hasil:

  • Kognitif meningkat
  • Tekanan intakranial menurun
  • Sakit kepala menurun
  • Gelisah menurun
  • Kecemasan menurun
  • Agitasi menurun
  • Demam menurun
  • Nilai rata-rata tekanan darah membaik
  • Kesadaran membaik
  • Tekanan diastolic membaik
  • Tenakanan sistolik membaik
  • Refleks saraf membaik

Manajemen Peningkatan Tekanan Intracranial (I.06194)

Observasi

  • Identifikasi penyebab peningkatan TIK (mis. lesi, gangguan metabolism, edema serebral)
  • Monitor tanda gejala peningkatan TIK (mis. tekanan darah, tekanan nadi melebar, bradikardi, pola nafas iregules, kesadaran menurun)
  • Monitor MAP (Mean arterial preasure)
  • Monitor CVP (Central venous pressure)
  • Monitor PAWP jika perlu
  • Monitor PAP, jika perlu
  • Monitor ICP (Intra Cranial Preassure), jika tersedia
  • Monitor CPP (Cerebral perfusion Pressure)
  • Monitor gelombang ICP
  • Monitor status pernafasan
  • Monitor intake dan output cairan
  • Monitor serebro-spinalis (mis.warna, konsistensi)

Terapiutik

  • Meminimalkan stimulus dengan menyediakan lingkungan yang tenang
  • Berikan posisi semi fowler
  • Hindari maneuver valsava
  • Hindari penggunaan PEEP
  • Cegah terjadinya kejang
  • Hindari pemberian cairan per IV hipotonik
  • Atur ventilator agar PaCO2 optimal
  • Pertahankan subu tubuh normal

Kolaborasi

  • Kolaborasi pemberian sedasi dan anti konvulsan, jika perlu
  • Kolaborasi pemberian diuretic osmosis, jika perlu
  • Kolaborasi pemberian pelunak tinja, jika perlu

 

Pemantauan Tekanan Intrakranial (I.06198)

Observasi

  • Identifikasi peningkatan TIK (mis, lesi menempati ruang, gangguan metabolism, edema serebral, peningkatan tekanan vena, obstruksi aliran cairan serebrospinal, hipertensi intracranial idiopatik)
  • Monitor TD
  • Monitor pelebaran tekanan nadi (selisih TDS dan TDD)
  • Monitor penurunan frekuensi jantung
  • Monitor ireguritas irama napas
  • Monitor penurunan tingkat kesadaran
  • Monitor perlambatan atau ketidakseimetrisan respon pupil
  • Monitor kada CO2 dan pertahankan dalam rentan yang diidikasikan
  • Monitor tekanan perfusi serebral
  • Monitor jumlah, kecepatan, dan karakteristik drainage cairan serebrospinal
  • Monitor efek stimulus lingkungan terhadap TIK

Terapiutik

  • Ambil sampel drainage cairan cerebrospinal
  • Kalibrasi tranduser
  • Pertahankan sterilitas system pemantauan
  • Pertahankan posisi kepala dan leher netral
  • Bilas system pemantauan, jika perlu
  • Alur intravenal pemantauan sesuai kondisi pasien
  • Dokumentasi hasil pemantauan

Edukasi 

  • Jelaskan tujuan dan prosedur pemantauan
  • Informasikan hasil  pemantauan jika perlu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ALGORITMA INITIAL ASSESSMENT TRAUMA

Jika anda menemukan pasien trauma, yang harus anda lakukan adalah : 3A : AMANKAN DIRI (APD) AMANKAN LINGKUNGAN AMANKAN PASIEN Cek Kesadaran ...